BERKARYA (BERKARAKTER, KOMPETEN, AMANAH, RELIGIUS, YAKIN)
Menjadi SMK yang unggul guna mewujudkan lulusan yang berkarakter, berdaya saing tinggi, inovatif dan berlandaskan profil pelajar Pancasila
Program Kelas Industri merupakan program unggulan yang dirancang untuk mengintegrasikan pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dan standar dunia industri. Program ini memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif melalui kurikulum yang selaras dengan industri, pembelajaran berbasis praktik, penguatan kompetensi teknis, serta penerapan budaya kerja industri. Peserta didik dibekali keterampilan sesuai bidang keahlian, sekaligus dilatih untuk memiliki disiplin, tanggung jawab, komunikasi, kerja sama, ketelitian, dan kemampuan memecahkan masalah. Program ini juga dapat melibatkan praktisi atau mitra industri dalam kegiatan pembelajaran, pelatihan, kunjungan industri, sertifikasi, maupun kegiatan praktik kerja. Melalui Kelas Industri, peserta didik diharapkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, pengalaman praktik yang relevan, serta kesiapan untuk memasuki dunia industri, melanjutkan pendidikan, maupun mengembangkan peluang kewirausahaan setelah lulus.
Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) merupakan program pembelajaran kejuruan yang dirancang untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja profesional di bidang teknologi kendaraan ringan. Pembelajaran mengintegrasikan teori dengan praktik langsung di workshop agar peserta didik memperoleh pengalaman yang sesuai dengan kondisi kerja di industri otomotif. Peserta didik mempelajari berbagai kompetensi, meliputi dasar-dasar otomotif, penggunaan alat ukur dan peralatan bengkel, perawatan dan perbaikan mesin, sistem bahan bakar, sistem kelistrikan, sistem pemindah tenaga, sistem rem, sistem kemudi, sistem suspensi, serta diagnosis dan troubleshooting kendaraan ringan. Selain keterampilan teknis, program TKRO juga menanamkan penerapan K3, kedisiplinan, ketelitian, kerja sama, kemampuan memecahkan masalah, dan budaya kerja industri. Dengan demikian, lulusan diharapkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, dunia industri, maupun peluang berwirausaha di bidang otomotif.
Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) merupakan program keahlian yang dirancang untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional di bidang teknologi dan bisnis sepeda motor. Pembelajaran memadukan teori dengan praktik langsung di workshop agar peserta didik memiliki pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Peserta didik mempelajari berbagai kompetensi, seperti perawatan dan perbaikan mesin sepeda motor, sistem bahan bakar, sistem kelistrikan, sistem pengapian, sistem pemindah tenaga, sistem rem, sistem kemudi, serta sistem suspensi. Selain itu, peserta didik juga dibekali kemampuan diagnosis dan troubleshooting untuk menemukan serta mengatasi berbagai gangguan pada sepeda motor. Sebagai bagian dari aspek bisnis, peserta didik juga dikenalkan pada pelayanan jasa, pengelolaan bengkel, kewirausahaan, komunikasi dengan pelanggan, dan pengelolaan pekerjaan servis. Dengan menerapkan K3, disiplin, ketelitian, kerja sama, dan budaya kerja industri, kelas TBSM mempersiapkan lulusan untuk bekerja di industri otomotif, membuka usaha bengkel, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Laboratorium Komputer SD Swasta Budi Agung adalah ruang belajar berbasis teknologi yang dirancang untuk mendukung siswa melek digital sejak dini. Lab ini menjadi tempat siswa belajar TIK, Coding, Desain, dan Literasi Digital dengan bimbingan guru. Mewujudkan siswa SD Swasta Budi Agung yang melek teknologi, kreatif, dan berkarakter.
Workshop Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) merupakan ruang praktik yang digunakan untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi peserta didik dalam bidang otomotif kendaraan ringan. Workshop dilengkapi dengan berbagai peralatan praktik seperti engine stand, kendaraan praktik, dongkrak, alat ukur, hand tools, power tools, serta peralatan servis dan perawatan kendaraan. Workshop TKRO dirancang untuk menciptakan suasana pembelajaran yang aman, tertib, dan menyerupai lingkungan kerja industri, sehingga peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknis, kemampuan memecahkan masalah, kedisiplinan, penerapan K3, serta sikap kerja profesional sesuai kebutuhan dunia kerja.
Workshop Teknik Sepeda Motor (TSM) merupakan fasilitas praktik yang digunakan untuk mendukung pembelajaran peserta didik dalam bidang teknologi dan perawatan sepeda motor. Workshop dilengkapi dengan berbagai peralatan praktik, unit sepeda motor, engine stand, hand tools, special tools, alat ukur, serta peralatan pendukung lainnya. Workshop TSM juga menjadi sarana untuk membentuk keterampilan teknis, ketelitian, kedisiplinan, penerapan K3, kemampuan memecahkan masalah, serta sikap kerja profesional sehingga peserta didik memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri otomotif.
Lapangan Olah Raga